Archive for the ‘Renungan’ Category

BERSERAHHidup memang seringkali punya kaki sendiri. Tanda bukti bahwa memang ada Yang Maha Menjalankannya. Manusia hanya punya upaya, Dia-lah yang tetap punya kuasa. Hanya mereka yang berpandangan positif lalu berserahdiri-tawakkal kepada-Nya, yang tetap mampu melihat sisi indah dari setiap laju kehidupannya.

(more…)

Advertisements

Adinda mempelai berdua,

pernikahanSebelum kado ini kutuliskan teruntuk kalian berdua, kupanjatkan do’a yang diajarkan Rasulullah SAW: “Barakallahu lak wa baraka alaik wajama’a bainakuma fi khair”. Semoga Allah memberkahi kalian dalam suka dan dukanya membangun rumah tangga, amin..

Do’a di atas menunjukkan kepada kita bahwa ada keberkahan yang berlimpah di dalam pernikahan yang penuh harap akan ridha Allah SWT. Di dalam suka-gembira kebersatuan kalian berdua ada berkah; di dalam duka-nestapa kebersamaan kalian berdua juga ada berkah. Berkah itu dari kata Arab “barakah” yang berarti “an-nama’ waz ziyadah” (tumbuh dan berkembang), yakni semakin menetap kebaikan ilahiyah dan tumbuh bersinambungan di dalamnya (Imam an-Nawawi). Atau “Ziyadatul khair ma’al khair”, bertambahnya kebaikan ilahiyah bersama kebaikan sebelumnya (Imam al-Ghazali). Dari itu, tahnia teruntuk kalian berdua dalam curahan berkah pernikahan.

(more…)

KEMERDEKAAN17 Agustus 72 tahun yang lalu, Soekarno Hatta atas nama bangsa Indonesia ikrarkan kemerdekaan negeri ini dari segala bentuk penjajahan bangsa lain. Tiga abad lamanya bangsa ini telah belajar dari tangis-pedih; dari duka-nestapa; dan dari derita-kematian para pejuang kemerdekaan bahwa api jihad haruslah selalu dikobarkan terhadap segala bentuk penindasan dan kedhaliman manusia atas manusia di atas bumi pertiwi ini.

Kini, setelah 7 decade sang saka merah putih berkibar bersama silih bergantinya rejim kepemimpinan oleh anak negeri sendiri, menyeruak satu tanya mendasar di lubuk hati: “Benarkah kita telah merdeka?”

(more…)