Archive for February, 2012

Pintu rumahku diketuk orang. Ketukannya lemah, salam yang diucapkan pun sama, hingga hampir saja tidak terdengar di telinga. Bergegas saya buka pintu.  Kudapati Mbah Mukhlas, tetangga sebelah rumah, berdiri dengan senyum sepuluhsentinya.

(more…)

Advertisements