Archive for December, 2009

Makalah, oleh Saiful Amien

MUKADDIMAH

Tulisan ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan pelbagai sistem pemikiran pendidikan yang melatarbelakangi lahir dan berkembangnya keanekaan kurikulum. Asumsinya, tiada sesuatu yang hadir dari ruang hampa. Demikian juga gagasan dan desain kurikulum. Tiada yang berkembang kecuali ada sistem pemikiran yang melahirkannya. Sistem pemikiran ini, biasanya, disebut dengan paradigma dan bahkan ideologi, yang pada mulanya berakar dari refleksi filosofis khususnya tentang hakikat manusia (sebagai individu maupun kelompok), dan kemudian mewujud dalam konsepsi tentang manusia dari pelbagai perspektifnya[1].

Makalah ini membatasi uraiannya hanya pada pelbagai paradigma atau ideologi pendidikan dan bagaimana pengaruhnya pada perkembangan kurikulum yang digagasnya. Itupun terfokus hanya pada sistem pemikiran yang berkembang di Barat. Di sini penulis membagi pembahasan pada dua konteks pemetaan pemikiran yang menurut hemat kami, baik langsung maupun tidak, terjadi “saling sapa” antara satu dengan lainnya dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran yang pernah ada: pertama, pemetaan dalam konteks studi psikologi komunikasi mengenai manusia yang melahirkan teori Psikoanalisis, Kognitif, Behaviorisme, dan Humanisme; dan kedua, dalam konteks relasi kuasa (ekonomi, politik, sosial, budaya) manusia.

Pada bagian kedua tersebut, penulis mengadapsi pemetaan paradigmanya Henry Giroux & Aronowitz yang secara lebih sederhana mengkatagorikan dalam: konservatif, liberal dan kritis.[2]

(more…)

Advertisements